https://agusazzam02.blogspot.com/2020/10/cara-mudah-dapat-nilai-pada-tmk-ut-2020.html

Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KESEHATAN. Tampilkan semua postingan

23 Desember 2018

Masih Muda Sudah Kena Stroke, Apa Penyebabnya?


Tahukah Anda bahwa stroke juga dapat menyerang seseorang yang berusia muda? Pada 2010, sebuah studi yang dipublikasikan pada jurnal Stroke, menemukan antara 1988 hingga 2004, serangan otak tiga kali lipat terjadi pada perempuan berusia 35 hingga 54 tahun. Bahkan pada pertengahan tahun 1990 hingga awal 2000, penelitian yang dipublikasikan di Neurology menunjukkan adanya peningkatan stroke sekitar 54 persen terhadap orang dewasa yang berusia 20 hingga 45 tahun. Kita mungkin berpikir bahwa stroke tidak akan menyerang seseorang yang berusia muda. Mitos tersebut kini terbantahkan.
Jumlah orang yang terkena stroke memang menurun, namun jumlah orang yang terkena stroke pada usia muda justru meningkat. Penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Neroulogy menunjukkan bahwa pada tahun 1999 dan 2005 di Cincinnati, terjadi penurunan stroke pada orang yang berusia 71 hingga 69 tahun. Namun ada peningkatan 13 hingga 19 persen pada orang yang berusia 20 hingga 54 tahun. Meskipun hal ini dibantah  oleh Andrew Russman, DO,  seorang ahli saraf dan spesialis perawatan stroke di Cleveland Clinic. Ia berujar, memang beberapa penelitian menunjukkan adanya peningkatan stroke pada usia muda, tetapi buktinya kurang. Insiden stroke mengalami penurunan secara keseluruhan, mungkin ini disebabkan adanya edukasi untuk lebih mengenali stroke pada usia muda.
Masih ada perbedaan pendapat antara satu pihak dengan pihak lainnya. Tetapi data statistik di Amerika menunjukan stroke yang terjadi pada usia di bawah 45 tahun menyerang sekitar 7 hingga 15 orang per 100,000.

Bagaimana stroke bisa terjadi pada usia muda?

Menurut S. Ausim Azizi, MD, pimpinanan jurusan Neurology dan dosen neurology Temple University Medical School di Philadelphia, “Dibandingkan stroke pada usia lanjut, stroke di usia muda adalah penyakit yang berbeda.” Infeksi, trauma gangguan jantung, dehidrasi, sickle cell disease bisa menjadi penyebab paling umum stroke pada usia muda.
Penurunan asupan atau supply darah ke otak mengakibatkan terjadinya stroke. Stroke isemik biasanya menjadi penyebab yang sering terjadi, yaitu karena adanya pembekuan darah di dalam jantung atau pembuluh darah. Penyebab lainnya adalah pembedahan pembuluh darah di leher, di mana pembekuan diakibatkan oleh robekan kecil pada pembuluh darah besar dan darah dikirim ke otak. Migrain, pil KB, kehamilan, dan merokok juga diidentidikasi sebagai penyebab stroke usia muda. Menurut peneliti asal Prancis, perubahan hormon yang terjadi pada usia muda, terutama hormon yang membuat seseorang tinggi, dapat meningkatkan risiko dua hingga lima kali.
The Collaborative Group for the Study of Stroke in Young Women mengemukakan bahwa pil KB dapat meningkatkan risiko jika diminum oleh perempuan yang memiliki darah tinggi atau migrain, apalagi jika perempuan tersebut perokok berat. Ini disebabkan karena pil kontrasepsi mengubah agregasi platelet, sehingga meningkatkan aktivitas antitrombin III, mengakibatkan pembekuan  pada tingkat tertentu. Kehamilan juga mampu  meningkatkan sekitar 13 kali risiko terjadinya stroke iskemik pada perempuan.
Kardiogenik juga bisa menjadi pemicu. Yang termasuk dalam kardiogenik adalah sakit jantung, kelainan katup jantung, patent foramen ovale – ini merupakan lubang pada jantung di sisi kanan dan kiri. Bahkan obesitas dan kecanduan alkohol dapat menyebabkan masalah pada jantung sehingga membuat Anda terkena stroke. Narkoba tipe amphetamine, termasuk kokain, meth, marijuana juga adalah hal yang perlu dihindari.

Gejala stroke yang dapat dikenali

Ada beberapa gejala yang dapat perhatikan, untuk memudahkannya biasanya disebut dengan “FAST“:
FFace (wajah), caranya dengan menundukkan wajah Anda, cobalah untuk tersenyum. Jika Anda tidak bisa mengangkat kedua sisi mulut, maka mungkin ada sesuatu yang salah.
A: Arm (lengan), cobalah untuk mengangkat lengan. Jika salah satu tangan Anda jatuh lunglai ke bawah, maka Anda perlu waspada.
S: Speech (bicara), cobalah untuk berbicara, ucapkan kalimat mudah. Jika terdapat keanehan dalam pelafalan kata, seperti mendadak cadel, maka Anda harus segera menganalisis gejala lainnya.
T: Time (waktu), Jika semua gejala itu Anda alami, maka jangan buang waktu lagi, segera pergi ke dokter!

Bagaimana cara mencegah stroke pada usia muda?

Kelebihan berat badan adalah salah satu penyebab yang mesti dihindari, karena kelebihan berat badan dapat memicu kolestrol tinggi, diabetes, hingga darah tinggi. Memang penyakit tersebut juga bisa diturunkan lewat gen. Namun, dengan makan makanan tidak sehat, Anda akan meningkatkan risiko dua kali lipat. Ada beberapa cara lainnya, seperti:
  • Olahraga yang teratur untuk kesehatan tubuh Anda dan menjaga berat badan yang stabil. Olahraga juga mampu membakar lemak dan kalori, sehingga tidak terjadi penyumbatan pada pembuluh darah akibat lemak jenuh yang berkumpul.
  • Diet makan makanan rendah lemak, seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan gandum utuh.
  • Pantau tekanan darah Anda setiap saat, sehingga Anda tahu harus melakukan apa jika tekanan darah Anda tinggi. Cek juga tingkat kolesterol Anda.
  • Menghindari rokok, narkoba, dan alkohol.
  • Kunjungi dokter untuk konsultasi lebih lanjut.
BACA JUGA:

Apa Itu Stroke?



Definisi

Apa itu  penyakit stroke?

Penyakit stroke adalah penyakit yang terjadi ketika pasokan darah menuju otak terganggu atau sama sekali berkurang, sehingga jaringan otak kekurangan oksigen dan nutrisi. Dalam beberapa menit, sel-sel otak mulai mati. Penyakit ini merupakan kondisi yang dapat mengancam hidup seseorang dan dapat menimbulkan kerusakan permanen.  

Ada 3 jenis kondisi

1. Stroke iskemik
Penyakit stroke iskemik adalah kondisi yang terjadi ketika pembuluh darah yang menyuplai darah ke area otak terhalang oleh bekuan darah. Jenis penyakit ini bertanggung jawab atas 87 persen dari total kasus penyakit ini
Bekuan darah sering diakibatkan oleh aterosklerosis, yang merupakan penumpukan timbunan lemak di lapisan dalam pembuluh darah. Sebagian dari timbunan lemak ini bisa lepas dan memblokir aliran darah di otak Anda. Konsepnya mirip dengan serangan jantung, di mana gumpalan darah menghalangi aliran darah ke sebagian jantung Anda.
Kondisi ini bersifat embolik, yang berarti bekuan darah berasal dari bagian lain di tubuh Anda dan kemudian berpindah menuju ke otak, lalu biasanya dari jantung dan arteri besar di dada bagian atas dan leher.
Diperkirakan 15 persen kasus embolik ini disebabkan oleh kondisi yang disebut fibrilasi atrial In adalah sebuah kondisi yang membuat jantung Anda berdetak tidak teratur. Ini menciptakan kondisi di mana gumpalan bisa terbentuk di jantung, terlepas, dan berjalan ke otak. Bekuan darah yang menyebabkan kondisi ini tidak akan hilang tanpa pengobatan.
2. Stroke hemoragik
Penyakit stroke hemoragik terjadi saat pembuluh darah di otak mengalami kebocoran atau pecah. Stroke hemoragik menyumbang sekitar 13 persen dari total kasus penyakit ini
Kondisi ini berawal dari pembuluh darah yang melemah, kemudian pecah dan menumpahkan darah ke sekitarnya. Darah yang bocor jadi menumpuk dan menghambat jaringan otak di sekitarnya. Kematian atau koma panjang akan terjadi jika pendarahan berlanjut.
Ada dua jenis stroke hemoragik. Pertama adalah aneurisma, yang menyebabkan sebagian pembuluh darah melemah hingga mengembang layaknya balon dan kadang pecah. Lalu  lainnya adalah malformasi arteriovenosa, yaitu kondisi pembuluh darah yang terbentuk secara abnormal. Jika pembuluh darah semacam itu pecah, bisa menyebabkan stroke hemoragik.
3. Stroke ringan
Transient ischemic attack (TIA) atau sering disebut stroke ringan adalah kekurangan darah pada sistem saraf yang berlangsung singkat, biasanya kurang dari 24 jam atau bahkan hanya dalam beberapa menit. Kondisi ini terjadi saat bagian otak tidak mendapat pasokan darah yang cukup. Anda memiliki risiko stroke ringan yang lebih tinggi apabila Anda pernah mengalami transient ischemic attack.

Seberapa umumkah penyakit stroke?

Penyakit stroke dapat terjadi pada golongan usia berapapun. Anda dapat meminimalisir terkena penyakit ini dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-­tanda dan gejala stroke?

Gejala stroke cenderung terjadi secara tiba-tiba dan hanya selalu menyerang satu sisi bagian tubuh. Hal ini semakin memburuk dalam jangka waktu 24 sampai 72 jam. Gejala yang biasa terjadi termasuk:
  • Sakit kepala tiba-tiba
  • Kehilangan keseimbangan, bermasalah dengan berjalan
  • Kelelahan
  • Kehilangan kesadaran atau koma
  • Vertigo dan pusing
  • Penglihatan yang buram dan menghitam
  • Kelemahan atau mati rasa pada satu sisi bagian tubuh di wajah, tangan, kaki
  • Adanya masalah dengan berbicara dan pendengaran.
Kemungkinan ada tanda-­tanda dan gejala stroke yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda. 

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala stroke berikut ini:
  • Mati rasa, tidak berdaya, atau perasaan seperti kesemutan yang muncul tiba-tiba atau kehilangan kemampuan untuk menggerakan wajah, lengan, atau kaki terutama jika terjadi hanya pada satu sisi tubuh
  • Perubahan penglihatan secara tiba-tiba
  • Susah bahkan tidak dapat berbicara
  • Pusing secara tiba-tiba dan mengalami kesulitan dalam memahami kalimat sederhana.
  • Bermasalah dengan berjalan dan menyeimbangkan badan.
  • Rasa sakit kepala yang parah dan tidak pernah dirasakan sebelumnya.
  • Anda mengonsumsi aspirin atau obat-obatan yang menghambat pembekuan darah namun
  • Anda melihat adanya tanda-tanda pendarahan.
  • Tersedak, dikarenakan makanan yang jatuh ke dalam tenggorokan.
  • Memiliki tanda-tanda pembekuan darah di pembuluh dalam seperti: merah, panas, dan sakit pada daerah tertentu di lengan atau kaki Anda.
  • Lengan dan kaki semakin menjadi kaku dan tidak bisa diregangkan (spastisitas)
Jika seseorang memiliki kecenderungan untuk terkena gejala stroke, Anda sebaiknya memperhatikan aktivitasnya untuk menjaga dan membawa mereka ke dokter segera mungkin;
  • Mintalah orang tersebut untuk tersenyum. Periksa apakah satu sisi dari wajahnya tidak bereaksi
  • Mintalah orang tersebut untuk mengangkat kedua tangannya. Perhatikan apabila ada satu tangan yang menggeluyur ke bawah.
  • Mintalah orang tersebut untuk mengulangi kalimat sederhana. Periksa apakah ada kata-kata yang tidak jelas dan apakah kalimat dapat diulang dengan benar.

Penyebab

Apa penyebab stroke?

Penyebab stroke dapat terjadi akibat:
  • Penyebab stroke iskemik: Kondisi ini terjadi ketika darah yang membeku menyumbat pembuluh darah. Jenis ini merupakan jenis yang biasa terjadi pada orang lanjut usia.
  • Penyebab stroke hemoragik: Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah di dalam otak bocor atau pecah sehingga darah mengalir ke dalam otak atau ke permukaan otak. Jenis stroke ini tidak seumum iskemik namun lebih mematikan.
  • Penyebab stroke ringan: Kondisi ini terjadi ketika plak atau darah yang beku  pada pembuluh arteri menghambat pembuluh darah yang memasok darah ke otak. Kondisi ini menyebabkan aliran darah ke otak menjadi tersumbat dan menimbulkan kondisi ini terjadi. 

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan saya untuk berisiko terkena kondisi ini?

Ada banyak faktor risiko penyebab stroke :
  • Faktor risiko gaya hidup:
    • Berat badan berlebihan atau obesitas
    • Tubuh yang tidak aktif bergerak
    • Sering dan banyak mengonsumsi alkohol
    • Pengguna obat-obatan terlarang seperti kokain dan metamfetamin.
  • Faktor risiko medis:
    • Tekanan darah yang tinggi – risiko pada kondisi ini dapat memicu tingginya tekanan darah melebihi 120/80 mm Hg. Dokter Anda akan membantu menentukan berapa tekanan darah yang sesuai dengan umur Anda baik Anda memiliki diabetes atau tidak
    • Perokok aktif maupun yang terpapar asap rokok
    • Kolesterol yang tinggi
    • Diabetes
    • Sleep apnea. Gangguan tidur di mana tingkat oksigen secara perlahan berkurang jumlahnya selama malam hari ;
    • Penyakit jantung, termasuk gagal jantung, cacat jantung, infeksi jantung, atau ritme jantung yang tidak normal;
  • Faktor lainnya yang berhubungan dengan risiko yang tinggi yaitu :
    • Memiliki sejarah pribadi atau keluarga yang mengalami kondisi ini, serangan jantung, atau stroke ringan
    • Berumur di atas 55 tahun;
    • Jenis kelamin. Laki-laki memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan perempuan. Perempuan biasanya terkena kondisi ini pada usia lanjut, dan lebih rentan terhadap kematian akibat penyakit ini dibandingkan laki-laki. Selain itu, perempuan juga, memiliki risiko dari penggunaan pil KB atau terapi hormon yang termasuk estrogen, juga dalam kondisi kehamilan dan melahirkan .
Tidak memiliki faktor-faktor risiko seperti di atas bukan berarti Anda tidak dapat terkena penyakit ini. Faktor-faktor ini hanya sebagai referensi. Anda sebaiknya konsultasi dengan dokter Anda untuk penjelasan yang lebih rinci.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan obat stroke?

Obat stroke umumnya dapat dilakukan dengan beberapa metode pengobatan. Namun, penderita dapat bertahan jika sesegera mungkin dibawa ke ruang gawat darurat di rumah sakit.
Jika gejala stroke yang terjadi dialami disebabkan oleh gumpalan darah, obat stroke yang  dapat digunakan adalah obat untuk mencairkan darah. Agar efektif, perawatan obat stroke ini harus segera dilakukan dalam jangka waktu 3 sampai 4 ½ jam setelah adanya gejala pertama yang muncul. Selain itu, dokter juga bisa memberikan obat stroke lainnya yang dapat mencairkan darah seperti Heparin, Warfarin (Coumadin), Aspirin atau Klopidogrel (Plavix).
Penyakit stroke dapat menyebabkan tidak bekerjanya beberapa fungsi tubuh. Seberapa besar kemungkinan seseorang bisa pulih belum bisa diketahui. Banyak orang membutuhkan rehabilitasi seperti terapi bicara, terapi fisik, dan terapi kerja.
Pengobatan juga harus dilakukan pada sejarah kondisi medis penderita seperti tekanan darah tinggi, diabetes, perokok, gaya hidup, dan tingkat kolesterol yang tinggi.
Kondisi lainnya juga harus dicegah dengan cara mengurangi atau menghilangkan penyebab stroke awal pada penderita. Banyak orang dapat melakukan ini dengan penggunaan obat-obatan untuk mencegah penggumpalan darah.
Sering kali, mengonsumsi takaran kecil aspirin setiap hari dapat membantu. Selain itu, kita juga harus mengendalikan tekanan darah yang tinggi dan mengurangi risiko komplikasi lainnya seperti diabetes, tingkat kolesterol yang tinggi, merokok, dan berat badan yang berlebihan. 
Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk mendeteksi penyakit ini?
Dokter akan mendeteksi dan memberikan obat stroke berdasarkan sejarah medis dan pemeriksaan fisik. CT scan atau MRI scan pada otak dapat dilakukan lebih lanjut untuk mengevaluasi bagian otak mana yang terkena gejala stroke dan juga untuk menentukan apakah kondisi yang Anda alami diakibatkan oleh penggumpalan darah atau pecahnya pembuluh darah.
Pemeriksaan aktivitas elektrik pada jantung (elektrokardiogram atau ECG) akan dilakukan untuk mengetahui detak jantung yang tidak beraturan (fibilasi atrium) yang dapat menyebabkan stroke dengan mempermudah penggumpalan darah di jantung dan menyebabkan kondisi ini terjadi.

Terapi stroke

Setelah mengalami stroke, tak jarang beberapa orang akan melakukan terapi stroke. Ini adalah salah satu cara untuk membantu Anda mempelajari kembali keterampilan yang hilang ketika penyakit ini menyerang bagian otak Anda. Terapi stroke dapat membantu Anda mendapatkan kembali kemandirian dan meningkatkan kualitas hidup Anda.
Hasil penyembuhan atau pemulihan tergantung dengan tingkat keparahan penyakit yang dialami masing-masing pasien. Para peneliti telah menemukan  fakta bahwa orang yang menjalani program terapi stroke bisa sembuh dan kembali normal lebih cepat daripada orang yang tidak melakukan terapi stroke.

Bagaimana cara terapi dilakukan?

Ada beberapa cara untuk melakukan terapi stroke. Rencana atau perawatan terapi bisa dilakukan tergantung pada bagian tubuh atau jenis kemampuan apa yang melemah karena kondisi ini terjadi. Terapi fisik antara lain:
  • Latihan keterampilan motorik. Latihan-latihan ini dapat membantu meningkatkan kekuatan dan koordinasi otot Anda kembali. Biasanya orang yang melakukan terapi ini adalah orang yang otot lidahnya melemah. Terapi ini bisa memperkuat otot Anda untuk berbicara ataupun menelan.
  • Terapi mobilitas. Anda mungkin perlu belajar menggunakan alat bantu mobilitas, seperti alat bantu berjalan, tongkat, kursi roda atau penahan pergelangan kaki. Penyangga pergelangan kaki dapat menstabilkan dan memperkuat pergelangan kaki Anda untuk membantu mendukung berat badan Anda saat Anda belajar kembali berjalan.
  • Terapi Constraint-induced.  Terapi ini dilakukan oleh anggota tubuh lain yang tidak terkena dampak dari kondisi ini. Anggota tubuh yang tidak terkena ini harus membantu anggota tubuh lain untuk meningkatkan fungsinya. Terapi stroke ini kadang-kadang disebut terapi penggunaan paksa.
  • Terapi Range-of-motion. Latihan dan perawatan ini bertujuan untuk mengurangi ketegangan otot (kelenturan) dan membantu Anda mendapatkan kembali gerak tubuh yang lentur.
Terapi pikiran dan emosional juga mungkin dilakukan dengan beberapa jenis berikut:
  • Terapi  gangguan kognitif. Terapi okupatif dan terapi wicara ini dapat membantu Anda dengan kemampuan kognitif yang hilang, seperti memori, pemrosesan, pemecahan masalah, keterampilan sosial, penilaian, dan kesadaran diri Anda Terapi untuk gangguan komunikasi. Terapi wicara dapat membantu Anda mendapatkan kembali kemampuan yang hilang dalam berbicara, mendengar, menulis, dan memahami perkataan lawan bicara.
  • Pengobatan psikologis.  Emosional Anda mungkin akan diuji. Anda mungkin juga memiliki konseling atau berpartisipasi dalam kelompok pendukung yang juga pernah mengalami kondisi ini. Dokter Anda mungkin merekomendasikan antidepresan atau obat yang memengaruhi kewaspadaan, rasa gelisah atau gerakan.
  • Obat alternatif. Perawatan seperti pijat, akupunktur, dan terapi oksigen mungkin bisa menjadi salah satu terapi pada penderita kondisi ini.

Kapan terapi mulai bisa dilakukan?

Semakin cepat Anda memulai terapi, semakin besar kemungkinan Anda untuk mendapatkan kembali kemampuan dan keterampilan yang hilang.

Makanan untuk penderita stroke

Umumnya, pasien dengan kondisi ini tidak mampu mengunyah atau menelan makanan dengan baik. Oleh karena itu, perencanaan diet bagi pasien harus sangat diperhatikan.
Ketika seseorang terkena kondisis dan harus menjalani pengobatan di rumah sakit, biasanya makanan yang harus dikonsumsi akan diatur oleh ahli gizi yang termasuk dalam tim medisnya.
Pasien yang mengalami kondisi ini, harus menjalani prinsip diet tertentu yang sesuai dengan kondisinya. Ada beberapa jenis kondisi ini dari stroke ringan hingga berat. Tentunya, setiap jenis kondisi ini akan membutuhkan makanan yang berbeda-beda. Berikut tips aturannya:
1. Batasi konsumsi garam
Bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit ini, maka sebaiknya hindari penggunaan garam yang berlebihan serta konsumsi makanan atau minuman yang mengandung natrium tinggi. Jumlah natrium yang tinggi yang ada di dalam garam serta makanan kemasan merupakan salah satu pemicu munculnya gangguan pembuluh darah yang terjadi pada Anda.
2. Pilih makanan dengan lemak sehat
Lemak jenuh yang tinggi di dalam tubuh, hanya akan membuat kadar kolesterol naik. Hal ini yang kemudian membuat seseorang rentan terkena kondisi ini atau serangan jantung mendadak.
Oleh karena itu, mulai sekarang hindarilah makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi, contohnya makanan yang digoreng deep frying, gajih pada daging, jeroan, serta kulit ayam. Sebagai gantinya, makanan untuk kondisi ini yang baik dikonsumsi yaitu kacang-kacangan yang mengandung lemak baik, seperti kacang almond.
3. Atur porsi makan sesuai
Jika memang Anda mengalami masalah sulit makan, maka sebaiknya kurangi porsi namun perbanyak frekuensi makan Anda dalam satu hari. sesuaikan makanan yang dikonsumsi dengan kebutuhan kalori yang Anda miliki. Bila bingung, Anda dapat berkonsultasi pada ahli gizi dalam membuat perencanaan diet yang benar selama dan setelah terapi.

Pengobatan di rumah

Apa saja ­perubahan gaya hidup atau obat stroke yang bisa dilakukan di rumah?
Berikut adalah gaya hidup dan perawatan obat stroke di rumah yang dapat membantu Anda mengatasi penyakit stroke:
  • Berhenti merokok
  • Minumlah obat-obatan yang diberikan oleh dokter Anda
  • Olahraga sesuai dengan petunjuk dokter Anda
  • Makanlah makanan yang mengandung sedikit lemak dan kurangi meminum minuman beralkohol minimal satu kali sehari
  • Kendalikan tekanan darah, tingkat kolesterol dan diabetes Anda.
Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.
Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

OBAT DIABETES PALING AMPUH DI DUNIA

Obat Diabetes paling ampuh di dunia

obat diabetes paling ampuh di dunia - Apakah anda seorang penderita penyakit diabetes ? jangan panik karena kita meyakini semua penyakit pasti ada obatnya. Yang menjadi pembahasan adalah bagaimana anda bisa terkena diabetes dan apa Obat Diabetes Herbal yang aman tanpa efek samping - obat diabetes paling ampuh di dunia

Berikut ini adalah beberapa penyebab diabetes yang paling umum :

  • Keturunan/genetik, Diabetes bisa juga disebabkan karena keturunan/ genetik, jika sudah seperti ini maka akan sangat sulit untuk diobati. Jika salah ada angota keluarga atau salah satu orang tua anda menderita diabetes maka tidak menutup kemungkinan anaknya pun bisa terkena juga, bahkan kemungkinannya lebih besar
  • Usia, Jika usia seseorang sudah tua maka aan lebih rentan untuk terkena penyakit diabetes. Ini dikarenakan tubuh sudah tidak aktif lagi dibanding dengan usia muda. Sehingga berat badan akan mudah naik dan mengalami obesitas. Penyakit diabetes akan lebih mudah menjangkit seseorang yang memiliki berat badan diatas normal
  • Pola makan yang salah, Jika pola makan sudah tidak sehat maka berbagai penyakit akan lebih mudah untuk menyerang tubuh, termasuk penyakit diabetes. Sering menkonsumsi makanan manis dan berlemak akan sangat beresiko untuk meningkatkan obesitas sehingga bisa timbul penyakit diabetes.
  • Kurang istirahat, Jika tubuh kurang istirahat maka akan dapat mudah untuk terkena penyakit, karena sistem metabolisme tubuh akan terganggu.
  • Kurang melakukan aktivitas fisik, Jika tubuh kurang melakukan aktifitas fisik maka resiko terkena penyakit diabetes akan lebih mudah. Untuk itu sering seringlah melakukan aktifitas fisik agar kita terhidar dari diabetes.

Penyakit diabetes

Orang yang menderita diabetes memiliki kadar glukosa dalam darah yang tinggi, yang juga disebut gula darah tinggi atau hiperglikemia. Penyakit diabetes memiliki dua jenis utama yaitu diabetes tipe 1 dan tipe 2.
Penyakit diabetes kering dan diabetes basah merujuk pada satu tipe diabetes yang sama yakni diabetes tipe 2. Adapun yang membedakan diabetes kering dan basah yaitu:
  • Diabetes kering merujuk pada pasien yang baru memasuki tahap awal dari diabetes tipe 2
  • Diabetes basah termasuk diabetes tipe 2 pada fase lanjut dan diabetes basah memiliki kadar gula darah lebih tinggi dibandingkan diabetes kering
Saat ini Indonesia masuk 10 besar negara dengan penderita diabetes terbanyak didunia. Diabetes memiliki 2 jenis yaitu diabetes type 1 dan 2
Diabetes merupakan salah satu penyakit yang sangat mematikan. Gejala utamanya ialah naiknya kadar gula dalam darah. Jika anda menderita penyakit ini maka anda harus mendapat perhatian khusus. Secara umum penyakit gula atau yang lebih dikenal dengan nama diabetes (diabetes melitus)
Kondisi diabetes ini dapat terjadi secara tiba-tiba tanpa kita sadari, akibat sebelumnya kita tidak mengatur pola makan dan menerapkan pola hidup yang tidak sehat, sehingga untuk bisa menyembuhkan diabetes membutuhkan kesabaran tergantung seberapa tingkat keparahan dari diabetes yang dialami, sehingga seringkali penderita diabetes lebih memilih pasrah dan ketika menginjak fase lebih parah harus dilakukan amputasi.
Namun bagi kita yang mau berusaha sembuh dan menolong orang yang menderita diabetes masih ada satu solusi yaitu dengan pengobatan herbal. karena sifat dari pengobatan herbal adalah langsung mengatasi ke akar masalah penyakitnya
Pengobatan dengan herbal bersifat meregenerasi sel dan menstabilkan hormon di dalam tubuh supaya bisa seimbang supaya kadar gula dalam darah bisa terkontrol dengan baik serta mampu mengobati pada bagian tubuh yang terkena masalah seperti pada diabetes yang terjadi luka.
Untuk mengetahui gejala dibetes sejak dini memang sangatlah penting agar lebih cepat dalam menanganinya.

Berikut ini adalah beberapa gejala diabetes yang sering muncul diantaranya adalah :

  • Sering buang air kecil terutama pada waktu malam hari
  • Mudah merasa haus
  • Mudah lapar walaupun sudah makan cukup banyak
  • Jika mengalami luka proses penyembuhan menjadi cukup lama
  • Turunnya berat badan tanpa sebab
  • Terganggunya penglihatan
  • Mudah lemas
Kadar gula darah yang tidak terkontrol pada pasien diabetes akan memicu kerusakan glomerulus (pembuluh darah halus tempat penyaringan darah di ginjal). Ketika kerusakan glomerulus dibiarkan secara terus menerus maka akan menyebabkan ginjal kehilangan kemampuan untuk menyaring darah sehingga terjadilah penyakit gagal ginjal.

Komplikasi yang Diakibatkan Penyakit Diabetes

Seiring meningkatnya kadar glukosa dalam darah yang semakin tinggi maka dampak berbahaya selanjutnya yakni menimbulkan masalah lain seperti:
  • Penyakit Jantung
  • Penyakit Stroke
  • Penyakit Ginjal
  • Kerusakan saraf dan pembuluh darah
  • Kebutaan
  • Amputasi
  • Masalah kehamilan
  • Kepadatan tulang dan patah tulang
  • Penyakit gagal ginjal merupakan salah satu komplikasi yang menakutkan akibat penyakit diabetes melitus yang tidak diobati dengan baik.
Setelah mengetahui penyebab dan gejala diabetes, penting untuk melakukan langkah pengobatan sedari dini jika Anda merasa mengidap diabetes. Untuk mengobati diabetes, dapat digunakan berbagai tanaman herbal yang ternyata sangat ampuh dalam menyembuhkan dan mencegah diabetes.

Tanaman Obat Diabetes

  1. Daun Mangga, Selain buahnya yang memang sangat lezat untuk dikonsumsi, ternyata bagian daun dari tanaman mangga akan sangat bermanfaat dalam mengatasi diabetes. Daun mangga memiliki kandungan senyawa tarakserol -3 beta dan etil asetat yang akan mempertahankan jumlah produksi hormon insulin, sehingga kadar gula darah dalam tubuh akan terkontrol.
  2. Daun Pegagan, Daun pegagan atau yang biasa juga disebut daun kaki kuda atau daun antanan merupakan daun dengan berbagai macam manfaat bagi kesehatan tubuh, sehingga oleh masyarakat zaman dahulu sering dijadikan sebagai obat herbal untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.
  3. Kumis Kucing, Kumis kucing adalah tanaman yang memiliki ciri khas bunga yang berbentuk menyerupai kumis kucing, sehingga tidak heran jika namanya kumis kucing.
  4. Sambiloto, Tanaman yang sering dianggap sebaagai tanaman liar ini sangat ampuh untuk mengatasi asam urat Selain digunakan sebagai obat herbal untuk asam urat, sambiloto juga memiliki khasiat yang sangat luar biasa untuk mengatasi diabetes
  5. Tapak Dara, Tanaman tapak dara merupakan tanaman yang berasal dari Amerika Tengah dan memiliki ciri daun yang tebal serta bunga berwarna merah keunguan dan putih disetiap ujung atau ketiak daunnya. Bagian daun tanaman tapak dara akan sangat ampuh untuk mengatasi diabetes karena memiliki lebih dari 70 macam senyawa alkaloid yang akan bermanfaat untuk menurunkan kadar gula darah dalam tubuh.
  6. Daun Salam, Tanaman yang biasanya bagian daunnya dimanfaatkan untuk memperkaya aroma berbagai macam masakan ini ternyata sangat ampuh untuk mengatasi berbagai macam penyakit di kulit Anda, termasuk diabetes. Daun salam memiliki senyawa seperti tannin, eugenol, dan flavonoid yang akan menurunkan kadar gula darah dalam tubuh secara seketika.
  7. Daun Sirsak, Selain bagian buahnya yang sangat manis dan juga dapat memberikan berbagai macam manfaat bagi tubuh, ternyata bagian daun pada tanaman sirsak juga akan memberikan manfaat yang bagus sebagai obat gula darah. Hal ini dikarenakan daun sirsak memiliki kandungan protein, fruktosa, Vitamin A, dan kalsium, dimana semua kandungan nutrisi tersebut dapat bermanfaat untuk menurunkan kadar gula dalam darah.

4 Cara Mengatasi Diabetes yang Bisa Anda Lakukan Sehari-hari


Diabetes memang bukan penyakit yang bisa disembuhkan. Namun bukan berarti Anda jadi merasa putus asa. Jika Anda memiliki diabetes, bukan berarti Anda tidak bisa lagi tertawa bersama teman-teman atau keluarga. Anda masih bisa menonton film di setiap hari minggu atau pergi ke suatu tempat yang menyenangkan tanpa rasa khawatir. Kuncinya hanya satu, Anda hanya perlu menjaga tingkat gula darah Anda. Apa yang bisa Anda lakukan sehari-hari untuk mengatasi diabetes? Anda akan tahu di artikel ini.

Bagaimana cara mengatasi diabetes Anda sehari-hari?

Awalnya mungkin akan terasa sulit ketika dokter mengatakan bahwa Anda memiliki diabetes. Anda akan merasa dipusingkan oleh pengobatan dan perawatan yang harus Anda lakukan agar gula darah Anda tetap normal.
Tenang saja, Anda tidak sendirian, ada keluarga, teman, tenaga medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan ahli gizi yang akan membantu Anda. Bawa satu atau dua anggota keluarga Anda ketika melakukan pemeriksaan secara berkala. Pastikan Anda memahami segala hal yang perlu Anda ketahui tentang perawatan yang bisa mengatasi diabetes Anda.

1. Makan makanan sehat

Sebenarnya, makanan Anda hampir sama dengan semua orang yang tidak memiliki diabetes. Bedanya, makanan Anda lebih diatur dari mereka. Pola makan teratur yang sehat setiap harinya hampir sama dengan terapi nutrisi medis.
Makan makanan sehat ini dimaksudkan untuk selalu mengonsumsi makanan bergizi, rendah lemak dan kalori sehingga bisa mengontrol kadar gula darah Anda. Seperti apa makanan yang harus Anda makan sehari-hari untuk mengatasi diabetes?
  • Makanan yang terbuat dari biji-bijian utuh atau karbohidrat kompleks seperti nasi merah, kentang panggang, oatmeal, roti dan sereal dari biji-bijian utuh.
  • Ganti gula Anda dengan pemanis rendah kalori dan mengandung kromium untuk meningkatkan fungsi insulin dalam tubuh, sehingga membantu diabetesi dalam mengontrol gula darah.
  • Daging tanpa lemak yang dikukus, direbus, dipanggang, dan dibakar.
  • Sayur-sayuran yang diproses dengan cara direbus, dikukus, dipanggang atau dikonsumsi mentah. Sayuran yang baik dikonsumsi untuk penderita diabetes di antaranya brokoli dan bayam.
  • Buah-buahan segar. Jika Anda ingin menjadikannya jus, sebaiknya jangan ditambah gula.
  • Kacang-kacangan, termasuk kacang kedelai dalam bentuk tahu yang dikukus, dimasak untuk sup dan ditumis.
  • Popcorn tawar.
  • Produk olahan susu rendah lemak dan telur.
  • Ikan seperti tuna, salmon, sarden dan makarel.
Lalu apa keuntungan untuk diabetesi mengikuti pola makan makanan sehat yang teratur?
Anda bisa menjaga berat badan, menjaga kadar gula darah tetap normal, dan mencegah penyakit jantung yang rentan pada pasien diabetes, terlebih lagi cara ini bisa mengatasi diabetes Anda.
Tips jika Anda menggunakan insulin
  • Suntikan insulin Anda.
  • Makanlah jumlah makanan yang sama setiap hari pada waktu yang hampir bersamaan.
  • Jangan melewatkan waktu makan, terutama jika Anda sudah menerima suntikan insulin. Jika Anda melewatkannya, kadar gula darah Anda akan turun.
Tips jika Anda tidak menggunakan insulin
  • Patuhi pola makan yang diberikan.
  • Jangan melewatkan waktu makan, terutama jika Anda mengonsumsi obat hipoglikemik oral (OHO) diabetes. Jika Anda melewatkannya, kadar gula darah Anda akan turun.
  • Melewatkan waktu makanan bisa membuat Anda makan terlalu banyak pada jam berikutnya dan bisa menyebabkan kadar gula darah Anda turun.

2. Olahraga teratur

Mungkin Anda sudah terlalu sering mendengar dan bahkan merasa bosan jika olahraga baik untuk kesehatan Anda.  Namun, Anda memang tidak boleh meremehkannya, manfaat olahraga teratur untuk diabetesi adalah membantu menjaga berat badan turun, insulin bisa lebih mudah menurunkan gula darah, membantu jantung dan paru-paru bekerja lebih baik dan memberi Anda lebih banyak energi. Cara sederhana ini bisa mengatasi diabetes Anda.
Tidak usah yang terlalu berat Anda bisa mulai berjalan, berenang, bersepeda didekat rumah Anda, mengikuti kelas tari, rajin membersihkan rumah, atau mulai hobi berkebun adalah ide bagus supaya Anda tetap aktif bergerak.
Cobalah berolahraga minimal tiga kali seminggu selama sekitar 30 sampai 45 menit. Jika Anda adalah tipe orang yang jarang olahraga, cobalah 5 sampai 10 menit pada awal olahraga, dari sini nanti Anda bisa meningkatkan waktunya.
Jika kadar gula darah Anda kurang dari 100-120, makanlah apel atau segelas susu sebelum Anda berolahraga. Saat Anda sedang berolahraga, bawalah makanan ringan agar gula darah Anda tidak turun.
Tips jika Anda menggunakan insulin
  • Berolahraga setelah makan, bukan sebelum makan.
  • Tes gula darah Anda sebelum, selama, dan sesudah olahraga. Jangan berolahraga bila kadar gula darah Anda rendah, kurang dari 70.
  • Hindari berolahraga sebelum tidur karena bisa menyebabkan gula darah Anda turun di malam hari.
Tips jika Anda tidak menggunakan insulin
  • Temui dokter Anda, jika Anda berniat untuk ikut kelas fitness atau program latihan olahraga.
  • Tes gula darah Anda sebelum dan sesudah berolahraga jika Anda mengonsumsi obat diabetes. Pastikan Anda gula darah tidak lebih rendah dari 70.

3. Tes gula darah Anda setiap hari

Pemantauan kadar gula darah secara rutin adalah cara utama untuk mengatasi diabetes dan menjaga kadar gula darah Anda tetap normal. Pemeriksaan ini akan memberitahu Anda kadar glukosa darah Anda secara real time atau saat itu juga. Sebaiknya Anda memang memiliki alat untuk memeriksa kadar gula darah di rumah.
Anda bisa menggunakan alat tes gula darah yang disebut glukometer. Berikut petunjuk cara pemakaiannya:
  1. Setelah mencuci tangan, masukkan test strip ke alat ukur gula darah.
  2. Tusuk ujung jari dengan jarum yang disediakan agar mengeluarkan darah.
  3. Remas atau pijat jari sampai keluar darah (ukuran sampel darah yang diperlukan berbeda-beda tergantung alat ukurnya).
  4. Pegang dan tahan ujung test strip sampai darah menetes pada test strip, dan tunggu hasilnya.
  5. Kadar glukosa darah akan muncul di layar alat ukur.
Tingkat gula darah pada tubuh mengalami perubahan, terutama sebelum dan setelah makan. Tingkat gula darah normal sebelum makan 70-130 mg/dL, sedangkan setelah delapan jam puasa seharusnya kurang dari 100 mg/dL. Kemudian, tingkat gula darah dua jam setelah makan seharusnya kurang dari 180 mg/dL dan menjelang tidur berkisar 100-140 mg/dL.
Jumlah kadar gula darah dapat menggambarkan kondisi kesehatan Anda. Kadar gula darah tinggi dianggap sebagai pertanda bahwa kondisi tubuh Anda sedang tidak sehat. Catat kadar gula darah setiap kali Anda memeriksa kadar gula darah.

4. Pastikan Anda selalu minum obat atau suntik insulin

Meski diabetes tidak bisa disembuhkan, pendeteksian sejak dini memungkinkan kadar gula darah penderita diabetes bisa dikendalikan. Tujuan pengobatan diabetes adalah untuk mengatasi diabetes, memertahankan keseimbangan kadar gula darah dan meminimalisasi risiko komplikasi.
Obat-obatan yang tepat untuk mengatasi Diabetes Tipe 2
Keseimbangan kadar gula darah pada diabetes terkadang tidak bisa terjaga dengan baik hanya melalui penerapan pola makan sehat dan olahraga teratur. Anda juga mungkin membutuhkan obat-obatan untuk menanganinya.
Ada beberapa jenis obat (biasanya dalam bentuk tablet) yang dapat digunakan untuk diabetes tipe 2 (obat hipoglikemik oral). Anda juga mungkin diberikan kombinasi dari dua jenis obat atau lebih untuk mengendalikan kadar gula darah Anda. Obat yang biasa diberikan adalah metformin, sulfonilurea, pioglitazone, gliptin, agonis, acarbose, nateglinide dan repaglinide
Terapi insulin sebagai pendamping obat-obatan lain
Obat-obatan dalam bentuk tablet mungkin akan kurang efektif untuk mengobati diabetes, sehingga Anda membutuhkan terapi insulin. Berdasarkan dosis dan cara pemakaiannya, terapi ini dapat diberikan untuk menggantikan atau diberikan bersamaan dengan obat-obatan.
Baca Juga:

4 Tanaman Ini Bisa Jadi Obat Diabetes Alami


BANYAK ramuan dan rempah yang biasa diklaim memiliki khasiat penurun gula darah dan bermanfaat bagi penderita diabetes tipe 2 atau berisiko tinggi. Melansir dari diabetes.co, ada sejumlah studi klinis telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir yang menunjukkan hubungan potensial antara terapi herbal dan peningkatan kontrol glukosa darah.
Berikut beberapa tanaman yang bisa dikonsumsi untuk membantu penderita diabetes :

1. Lidah Buaya



Penelitian menunjukkan bahwa asupan jus lidah buaya dapat membantu memperbaiki kadar glukosa darah dan kerena itu bermanfaat untuk mengobati diabetes. Karena lidah buaya dapat menurunkan lemak darah pada pasien dengan tingkat molekul abnormal atau diabetes tipe 2. Lidah buaya juga dapat mengurangi pembengkakan dan penyembuhan luka lebih cepat.

2. Ekstrak bilberry



Studi penelitian menunjukkan bahwa senyawa dalam bilberry, anthocyanosides, dapat meningkatkan kekuatan pembuluh darah yang dapat memiliki sifat perlindungan terhadap kerusakan retina pada orang dengan diabetes. Ekstrak bilberry tidak dikenal sebagai pengobatan diabetes tapi penderita diabetes mungkin memperhatikan hal itu dapat membantu menurunkan kadar glukosa darah.

Jika menggunakan obat penurun gula darah yang dapat menyebabkan hipoglikemia, Anda mungkin perlu memantau kadar glukosa darah dan berhati-hati untuk memastikan kadar gula darah tidak terlalu rendah.

3. Jahe



Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal produk alami Planta Medica edisi Agustus 2012 menunjukkan bahwa jahe dapat memperbaiki kontrol gula darah jangka panjang untuk orang-orang dengan diabetes tipe 2.

Peneliti dari University of Sydney, Australia menemukan bahwa ekstrak dari Buderim Ginger (jahe dari Australia) dapat meningkatkan pengembalian glukosa ke sel otot tanpa menggunakan insulin, dank arena itu membantu pengelolaan gula darah tinggi.

4. Paria



Selain menjadi bahan makanan, paria juga telah lama digunakan sebagai obat herbal untuk berbagai penyakit, termsuk diabetes tipe 2. Buah ini mengandung setidaknya tiga zat aktif dengan sifat anti diabetes, termasuk charantin yang telah dikonfirmasi memiliki efek penurunan kadar glukosa darah.

Paria juga diketahui mengandung lektin yang mengurangi konsentrasi glukosa darah dengan bekerja pada jaringan perifer dan menekan nafsu makan yang sama dengan efek insulin di otak. Lektin ini dianggap sebagai faktor utama di balik efek hipoglikemik yang berkembang setelah mengkonsumsi paria. (Desianti Yus Rusana)***

15 Cara Mengobati Sakit Gigi Tanpa Perlu Pergi ke Dokter Gigi

Sakit gigi menjadi salah satu gangguan kesehatan yang paling menyiksa. Sakit kepala, demam, hingga nyeri atau rasa cenut-cenut yang menyertainya bisa membuat penderita sakit gigi jadi menderita. Bahkan, bisa mempengaruhi mood atau suasana hati.
Sakit gigi sering disebabkan oleh gigi berlubang. Bisa juga ketika gigi hendak tanggal, hal yang biasa terjadi pada anak-anak yang dalam masa berganti gigi susu ke gigi dewasa. Gigi berlubang memang dapat dialami oleh siapa saja, baik anak-anak maupun dewasa hingga lansia. Banyak faktor yang dapat menyebabkan gigi berlubang.
2 dari 6 halaman

Penyebab gigi berlubang

1. Cara menyikat gigi yang salah

Jarang kita sadari bahwa kita menyikat gigi dengan cara yang salah. Mungkin ada sebagian yang beranggapan, Yang penting sikat gigi supaya mulut enggak bau. Hal ini tentu merupakan cara berpikir yang salah. Karena jika Anda asal-asalan menyikat gigi, maka sisa makanan yang ada pada gigi Anda tidak akan terbasmi dengan sempurna. Hal ini akan menyebabkan kuman-kuman pada sisa makanan membuat gigi Anda berlubang. Maka dari itu, mulailah terapkan cara menyikat gigi dengan benar selama minimal 2 menit.

2. Jarang menyikat gigi

Penyebab gigi berlubang selanjutnya adalah jarang menggosok gigi. Ketika Anda jarang dan malas menggosok gigi Anda, maka bakteri dan kuman dari sisa-sisa makanan akan berkembang biak dengan cepat dan menyebabkan gigi Anda berlubang. Rajinlah menyikat gigi 2 kali sehari. Setelah sarapan dan sebelum tidur.

3. Alat menyikat gigi salah

Memakai sikat gigi dan pasta gigi yang tidak sesuai ternyata dapat menyebabkan lubang pada gigi Anda. Misalnya mulut Anda kecil namun memakai sikat gigi yang besar. Hal ini tentu akan membuat sikat gigi tidak dapat menjangkau semua gigi Anda dengan sempurna sehingga sisa makan yang tertinggal dalam mulut tidak terbasmi dengan baik.
3 dari 6 halaman

4. Terlalu banyak mengkonsumsi makanan manis

Rasanya hampir semua makanan mengandung gula atau perasa makanan manis. Ketika Anda terlalu banyak mengkonsumsi makanan dan minuman manis, bakteri justru semakin nyaman bersarang di mulut Anda. Bakteri yang berkembang akan mengubah zat-zat menjadi asam laktat yang kemudian mulai mengikis gigi secara perlahan.

5. Karies gigi

Penyebab gigi berlubang terakhir adalah karies gigi. Karies gigi merupakan penyakit infeksi pada gigi yang merusak struktur gigi. Jika tidak segera ditangani maka bisa jadi gigi Anda berlubang atau parahnya harus dicabut agar infeksi tidak menyebar. Karies gigi bisa disebabkan oleh enamel gigi yang tidak terbentuk sempurna, masuknya bakteri streptococcus mutans dan lactoballi ke dalam mulut, dan faktor-faktor lainnya
Mengalami sakit gigi memang tidak mengenakkan, apalagi jika gigi sudah berlubang dan sampai harus dicabut. Namun sebelum itu terjadi, ketika sudah terdapat tanda-tanda gigi ngilu, berkedut-kedut, segera atasi. Cara mengobati sakit gigi bisa langsung menuju dokter atau Anda mencoba cara mengobati sakit gigi secara alami seperti yang dirangkum Liputan6.com (13/6).

 

 

Cara mengobati sakit gigi secara alami



1. Garam

Garam dapat digunakan sebagai mengobati sakit gigi yang mujarab. Sodium yang tinggi dapat membasmi bakteri penyebab gigi berlubang. Garam menjadi antiseptic alami bau kesehatan mulut Anda. Masukkan 2 sdm garam ke dalam segelas air hangat. Aduk hingga larut. Gunakan sebagai obat kumur setiap kali Anda selesai sikat gigi agar bakteri dapat dibasmi sampai bersih.

2. Lemon

Asam dalam lemon berfungsi sebagai alkali alami agar kadar pH dalam mulut seimbang. Selain lemon juga merupakan antibakteri yang efektif untuk membasmi bakteri penyebab gigi berlubang. Peras 1 buah lemon, masukkan dalam segelas air hangat. Gunakan untuk berkumur 3 kali sehari agar bakteri benar-benar hilang.

3. Jeruk nipis

Sama halnya dengan lemon, jeruk nipis juga efektif untuk membasmi bakteri dalam mulut sehingga kesehatan mulut terjaga. Peras 2 buah jeruk nipis, campurkan dengan segelas air hangat lalu gunakan untuk berkumur.

4. Belimbing wuluh

Rasa asam dalam belimbing wuluh berguna sebagai antibakteri yang tentu saja efektif dalam membasmi bakteri dalam mulut Anda. Caranya adalah dengan menumbuk halus 2 biji belimbing wuluh yang belum matang. Tumbukan belimbing wuluh ini kemudian oleskan pada bagian gigi yang sakit.

5. Daun Jambu biji

Daun jambu biji juga ternyata berguna sebagai antibakteri yang berguna untuk menjaga kesehatan mulut. Selain itu daun jambu efektif sebagai cara mengobati sakit gigi karena mempunyai antibakteri, antiiflamasi, dan analgesi yang kuat. Yang perlu Anda lakukan hanya menguyah jambu biji. Atau merebus daun jambu biji dengan segelas air kemudian gunakan untuk berkumur.
5 dari 6 halaman

6. Daun sirih

Daun sirih merupakan resep tradisional sejak jaman nenek moyang yang terbukti ampuh sebagai cara mengobati sakit gigi. Apakah Anda pernah melihat nenek atau kakek Anda menguyah sesuatu hingga mulutnya berwarna merah. Yang mereka kunyah adalah daun sirih. Daun sirih berguna sebagai penguat gigi, menghentikan pendarahan pada gusi, menghilangkan bau mulut, dan juga sebagai antiseptik alami. Anda bisa menggunakannya dengan cara dikunyah atau merebusnya kemudian digunakan untuk berkumur

7. Bawang merah

Bawang merah mengandung antiseptic alami yang efektif membunuh kuman. Caranya adalah dengan menumbuk halus 1 siung bawang merah dengan sdt garam lalu tempelkan pada gigi yang sakit.

8. Bawang putih

Bawang putih sama dengan bawang merah berguna sebagai antiseptic alami. Caranya adalah dengan menumbuk halus 1 siung bawang putih dengan sdt garam lalu tempelkan pada gigi yang sakit.

9. Asam jawa

Asam jawa juga merupakan salah satu bahan alami berikutnya yang bisa digunakan sebagai antiseptic alami. Caranya adalah dengan menyangrai biji asam jawa lalu tempelkan pada gigi yang sakit

10. Cengkeh

Cengkeh juga satu dari banyak bahan alami yang dapat mengobati sakit gigi. Caranya adalah dengan menumbuk halus cengkeh kemudian tempelkan pada gigi yang sakit.
6 dari 6 halaman

11. Merica

Merica berguna sebagai cara mengobati sakit gigi karena mengandung antibakteri, anti-inflamasi, dan analgesik properti. Caranya adalah dengan mencampur merica dan garam, tuang sedikit air hingga berbentuk pasta, lalu oleskan pada gigi yang sakit.

12. Serai

Serai dapat digunakan sebagai cara mengobati sakit gigi yang alami. Selain itu, serai juga dapat digunakan untuk mencegah pembengkakan gusi. Caranya dengan merebus dua tangkai serai dengan segelas air. Lalu biarkan hingga air berkurang. Kemudian gunakan untuk berkumur.

13. Jahe

Ada kandungan antibakteri yang berfungsi memberangus bakteri dalam mulut. Caranya adalah dengan memarut 1 buah jahe. Kemudian peras airnya. Gunakan air perasan jahe untuk berkumur.

14. Getah jarak

Getah jarak mengandung antiseptik, antibakteri, dan antibiotik yang tinggi. Caranya adalah dengan meneteskan getah jarak pada gigi yang sakit.

15. Air kelapa

Air kelapa juga berguna sebagai antiseptic alami. Berkumurlah dengan menggunakan air kelapa alami setiap sesudah menggosok gigi.
Saat sakit gigi menyerang, obati terlebih dahulu dengan cara di atas. Jika belum sembuh juga, baru Anda bisa mengunjungi dokter gigi.

Laporan PKP (Pemantapan Kemampuan Profesional) - IDIK4501

  Contoh Laporan PKP (Pemantapan Kemampuan Profesional) - PDGK4501 - IPS      agusazzam02.blogspot.com ingin berbagi kepada para pendidik...